BREAKING NEWS: Pak Wagiman, Rumah Ajaib dan Amalan Suka Berbagi - Intrupsi News
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

BREAKING NEWS: Pak Wagiman, Rumah Ajaib dan Amalan Suka Berbagi

 

Ket foto: Pak Wagiman sebelah kanan saya memakai peci dan sarung. 

"Ini semua atas ridho Allah"

Itulah sepenggal kalimat yang mengalir ringan dari sosok rendah hati yang akhir-akhir ini viral di media sosial pasca Erupsi Semeru awal Desember lalu.  

Wagiman, sosok lelaki bersahaja menjadi incaran media karena rumahnya satu-satunya yang selamat tanpa ada kerusakan di daerah yang luluh lantak oleh hantaman lahar erupsi Gunung Semeru. 

Rumah Pak Wagiman terletak di Kampung Renteng Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Kampung Renteng termasuk salah satu kampung yang rusak parah akibat erupsi Gunung Merapi. 

Saya sudah mengikuti kisah keajaiban rumah Pak Wagiman beberapa hari pasca erupsi. Saya bahkan menitipkan salam untuk Pak Wagiman kepada kawan-kawan relawan yang ada disana lebih dahulu. Tapi kawan-kawan saya tidak bisa menjumpai beliau. Kabarnya beliau juga memilih menghindar dari keramaian berita dan pindah ke desa lain setelah erupsi. 

MasyaAllah, saya mendapat rejeki besar sore inj. Seorang teman relawan mengajak saya ke Kampung Renteng dan melihat rumah Pak Wagiman yang masih utuh. Alhamdulillah ternyata Pak Wagiman sedang berada di rumah itu. Kami disambut laksana tamu istimewa oleh beliau. 

Saya memperkenalkan diri bahwa saya sudah mendengar kisah beliau di media. Beliau lalu menceritakan bahwa saat kejadian beliau sedang naik pohon kelapa. Sore itu di hari Erupsi besar Semeru beliau melihat asap putih dari gunung. Beliau lalu turun dan mengajak keluarganya mengungsi. Alhamdulillah beliau dan keluarganya selamat. 

Malam harinya beliau kembali ke rumahnya dan mendapati rumah di kanan kiri depan belakang rumahnya sudah hancur. Beliau sempat menolong tetangganya yang terjebak diatap rumah. Ketika melihat rumahnya utuh, beliau langsung bersyukur. 

Ket. Foto: Rumah Pak Wagiman yang utuh usai erupsi sampai saat ini.


"Ini sudah kehendak Allah,, Alhamdulillah," kata beliau. 

Beliau mengecek sekelilingnya, tidak ada yang rusak. Bahkan burung peliharaan dan ikan di kolam juga tidak ada yang mati.  

"ikannya sekarang masih ada Pak? " tanya saya. 

"Sudah saya bagi-bagi ke orang.," jawab beliau. 

Saya tertegun, ingin tahu apa keseharian beliau. Beliau mengungkapkan sebuah amalan yang rutin dilakukan yang baca shalawat dan Surat Yasin. Kebiasaan beliau setiap habis maghrib baca Surat Yasin dan surat-surat pendek lainnya. 

Beliau juga menyebutkan bahwa kalau ada kelebihan dari panen hasil kebunnya, suka dibagi-bagikan ke tetangga dan pekerjanya. Ada amalan lain yang membuat saya tertegun. 

"Saya bukannya mengungkit-ungkit ya. Saya bantu masyarakat supaya dapat aliran air dari sumber air."

Luar biasa ya,, amalan berbagi Pak Wagiman. Tidak banyak yang kita jumpai orang yang sangat ringan dengan hartanya untuk dibagi-bagikan. Apalagi berbagi air, kebutuhan pokok manusia yang sangat vital, mendatangkan keselamatan dari bencana. 

"Mohon maaf ini bukan mengungkit kebaikan saya, tapi mudah-mudahan ada hikmahnya."

Saya merasa bahagia sore itu. Saya bisa berjumpa dengan orang baik yang rendah hati. Ketika saya minta didoakan beliau tidak bersedia. Beliau merasa belum pantas dan minta saya mendokan. Mata saya berkaca-kaca terharu menyaksikan kerendahan hati Pak Wagiman. Ini orang langka yang baru saya temui. 

Saya bersyukur diizinkan Allah bertemu dengan sosok inspiratif ini. Sosok yang saya idolakan karena kerendahan hatinya, amalan rutinnya (shalawat dan baca Yasin) dan ringan tangannya membantu sesama baik harta dan jiwa. 

Terima kasih Pak Wagiman sudah mengizinkan saya membagikan kisah ini kepada banyak orang. 

Salam Kemanusiaan 

Achmad Siddik Thoha

Candipuro, 29 Des 2021


Post a Comment for "BREAKING NEWS: Pak Wagiman, Rumah Ajaib dan Amalan Suka Berbagi"