MENCINTAI HANYA SEKALI - Intrupsi News
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MENCINTAI HANYA SEKALI


Di kidung cintaku yang berduri
Aku telah berdarah di sana
Memandang mawar yang telah layu
Memeluk erat dan semakin erat

Bukankah sudah ku katakan dari dulu
Jika kita telah bersepakat berkhidmat pada cinta
Maka tak perlu hadirkan dusta
Apapun kondisinya dan bagaimana pun keadaanya

Dan sore itu...
Pengakuan atas penyesalan selaras dengan air mata yang tergeletak di kornea matamu
Semua telah terlambat
Mencintai hanya sekali

Saat itu....
Ditemani atap cakrawala
Matamu mengingatkan ku pada kisah masa lalu
Luka itu masih menganga

Pikirmu menjahit luka sendiri adalah pekerjaan yang mudah
Pikirmu menyembuhkan luka sendiri adalah pekerjaan yang muda
Aku berteriak mengantarkan kepergian senja
Lalu kau masih terdiam, dasar pengecut!

Jembatan tua menjadi saksi
Dihadapan dua insan yang berseteru
Mereka bersepakat untuk mengakhiri
Sekali lagi mencintai hanya sekali

Post a Comment for "MENCINTAI HANYA SEKALI"