HMI dan Regenerasi Kepemimpinan - Intrupsi News
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

HMI dan Regenerasi Kepemimpinan

Dalam organisasi perlu adanya manusia, karena manusia adalah hal yang paling utama di dalam organisasi. Pada umumnya manusia secara sendiri- sendiri sangat susah mewujudkan tujuan. Dengan adanya kelompok maka akan mempermudah pencapaian tujuan karena di dasari pada asas kerjasama dari masing-masing individu untuk membentuk kelompok, kemudian membentuk organisasi.

Terlebih ketika membahas tentang organisasi pengkaderan, yang tidak lepas dari kader dan anggota sebagai ujung tombak keberlangsungan hidup dan matinya organisasi yang menaungi mereka.

HMI adalah suatu gerakan pembaharuan untuk membebaskan umat Islam dan bangsa Indonesia dari keterbelakangan. Pemikiran keislaman- keindonesiaan HMI menampilkan Islam yang bercorak khas Indonesia. Pemikiran ini akan mendatangkan perubahan sesuai dengan kebutuhan kontemporer menuju masa depan yang baru yang dicita-citakan seluruh rakyat Indonesia, yaitu masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.

Dalam setiap organisasi khususnya HMI, kader memiliki peran sentral, dimana kader sebagai agen dalam rangka menerapkan cita perjuangan HMI yang sesuai dengan tujuan HMI yaitu terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi, yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT

Sehingga dibutuhkan kader yang berwawasan keislaman, keindonesiaan, dan kemahasiswaan dengan kualitas lima insan cita dan bersifat independen, penuh semangat dan militansi yang tinggi dalam rangka mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT.

Sifat keberaniannya, daya kritis kepeloporanya dalam melakukan suatu perubahan yang ideal merupakan ciri dari kelompok elit dalam generasi muda tersebut. Pemuda juga merupakan kader dan sumber insani bagi umat dan bangsa, oleh karena itu pendalaman tentang wawasan ke-islaman, ke-intelektualan, dan ke-Indonesiaan perlu untuk dipertegas kembali. Ketiga  identitas yang tertuang dalam diri kader diantaranya mempunyai peran dan fungsi yang saling melengkapi dan berkesinambungan. Hal ini sesuai dengan Tri darma HMI, maka sebagai kader HMI yang mempunyai tanggung jawab perlu untuk selalu mendapatkan ketiga identitas itu sebaik-baiknya.

Dalam mencapai idealisme seorang mahasisawa itu sendiri, HMI menawarkan diri sebagai wadah atau mediasi bagi mahasiswa untuk mentransformasikan nilai-nilai HMI yang bertujuan membina insan akademis serta  terciptanya insan yang bertanggung jawab terhadap diri sendiri, masyarakat, bangsa dan Negara, dan juga  demi terciptanya masyarakat yang adil dan makmur yang diridhoi oleh Allah SWT

Untuk melanjutkan estafet kepemimpinan sebagai upaya melanjutkan perjuangan kader HmI agar selalu berkesinambungan maka perlu diadakan proses regenerasi yang berkualitas  agar roda organisasi ditubuh himpunan selalu melahirkan pemimpin yang visioner yang selalu melahirkan inovasi-inovasi baru demi terwujudnya cita-cita HMI demi kemaslahatan umat dan bangsa.

 

Post a Comment for "HMI dan Regenerasi Kepemimpinan"