Sepucuk surat untuk kekasih - Intrupsi News
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sepucuk surat untuk kekasih

Pagi, ketika hembusan angin berderuh di balik jendela
Ada tangan kaku yang terbaring tepat di atas sepotong kertas senja 
Menatap etalasi dokumen rahasia yang tidak ada satu setan pun yang bisa membukanya kecuali tangan kekasih
Bergetarlah semesta menatap tajam sepucuk surat itu

Perlahan, di saksikan para malaikat
Tangan itu mulai menyaksikan gerangan apa di balik kertas senja
Menatap tajam tiap bait yang tertata rapi 
Lalu melihat deretan aksara yang menari diatas lembar suci alam raya

Pesan itu telah sampai kepada kekasih
Pesan yang hanya bisa di mengerti dengan bahasa cinta 
Pesan yang hanya bisa di terjemahkan dengan menatap wajah kekasih
Pesan yang hanya bisa tersampaikan dengan perasaan cinta

Air mata bahagia mengalir beriringan dengan dentum jarum jam 
Menatap hikayat para nabi yang terpampang di balik jeruji asmara
Merasuk ke dalam sukma menembus Sidratul Muntaha
Sekali lagi, pesan itu telah telah tersampaikan

Di penghujung aksara, ada yang berbisik sahdu
Semua beban di pundakmu saat ini akan jadi sejarah berharga yang akan kita ceritakan kepada "mereka" di waktu yang tepat 
Sedetik tepat setelah kalimat ini 
Bergetarlan tangan kekasih

Setelah membaca pesan itu untuk kesekian kalinya
Kekasihnya berkata, ternyata di zaman yang penuh dengan kebohongan dan kemunafikan
Masih terdapat kisah cinta yang lebih syahdu dari kisah cinta laila dan majnun
Lalu ia menutup kerta senja itu sembari tersenyum menyambut awal juli 

Kupang, 01 Juli 2020

Karya: Ibnu Tokan

Post a Comment for "Sepucuk surat untuk kekasih"