Intrupsi News Skip to main content

Posts

Lorong Sunyi Keadilan

(Mengenang 17 Tahun Kematian Mun ir Said Thalib) Di persimpangan kiri jalan Ketika suara-suara keadilan berkumandang Keadilan terlihat tajam setajam kata-kata Menembus waktu membentang asa Di persimpangan kiri jalan Ketika kata-kata adalah panah berduri Ketika kebenaran memilih jalannya sendiri Ku temukan keadilan tergeletak di lorong sunyi Atas nama keadilan manusia merebut takdir tuhan Atas nama kebenaran manusia saling memangsa Atas nama kekuasaan negara bertindak Atas nama ibu pertiwi nurani bertanya Kehidupan seperti lorong tua tak berpenghuni Jalan-jalan sunyi tak bertuan berdampingan Memotret miniatur kehidupan anak manusia Memilih antara mati hari ini atau esok 17 tahun berlalu Keadilan seperti barang rongsokan Di pungut lalu di buang pada tong sampah Membusuk pada kantong-kantong penjilat Anak kandung ibu pertiwi menanti keadilan Meniti jalan sunyi di pekarangan kuburan Sekali lagi kebenaran masih abu-abu Tidak hitam tidak juga putih
Recent posts

Cara Menciptakan Artikel SEO Friendly

Ada yg protes mengapa artikelnya belum masuk pada google search engine? Apakah cara menciptakan artikel Anda telah sempurna, telah memenuhi standart yg disukai sang search engine? Atau bahkan Anda hanya menciptakan artikel apa adanya, hanya buat mengejar sasaran harian saja? apabila Anda merasa telah melakukan banyak sekali cara supaya konten yg Anda tulis berada pada page tiga akbar search engine, syukur-syukur pada page pertama Google, tetapi hasilnya NOL akbar , silahkan lanjutkan membaca artikel ini. Sengaja aku menulis artikel ini lantaran aku sendiri sudah poly menciptakan konten atau artikel SEO Friendly buat membantu klien memaksimalkan situs mereka. Sebagai dasar menyelidiki cara menciptakan artikel SEO, Anda wajib tahu apa itu SEO, apa yg dinamakan artikel SEO & lainnya misalnya penerangan dibawah ini. Apa itu SEO? SEO merupakan bagian terpenting berdasarkan keberhasilan usaha online, tanpa SEO  akan sulit bagi Anda buat menerima goal. Namun, bukan berarti nir mu

Mengenal Metode Analisis

JENIS METODE ANALISIS Secara umum ada 2 (dua) jenis metode analisis yang biasa digunakan dalam penelitian, yaitu (1) Analisis data kualitatif, (2). Analisis data kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang tidak menggunakan alat statistik tetapi dilakukan dengan menginterpretasikan tabel, grafik atau data yang ada kemudian mendeskripsikan dan menyajikan data tersebut. Sedangkan analisis data kuantitatif adalah metode analisis yang digunakan dalam penelitian dengan pendekatan analitik kuantitatif dan penggunaan alat statistik. Jika pendekatan analitis menggunakan alat statistik, ini berarti analisis data dilakukan menurut prinsip statistik. Ada dua jenis alat statistik yang digunakan yaitu: 1. Statistik Deskriptif 2. Statistik Inferensial PENGELOMPOKAN ANALISIS BERDASARKAN VARIABEL Jika dilihat dari basis variabel yang dianalisis maka ada 3 jenis analisis data yaitu: 1. Analisis Univariat, yaitu analisis yang menggunakan 1 vari

SESAL

  Perihal waktu...  Apa manfaat hidup jika beban bumi bertambah?  Apa manfaat hidup jika acuh dalam hidup menghidupkan?  Apa sebenarnya....  Tepi pantai rabu malam,  Terhempas seperti bayi cengeng di pembaringan,  Menanti riuh gelombang menghantam karang Disanubari terdalam surga nampak biasa-biasa saja...  Jika lautan kau jadikan air mata Daratan kau jadikan pena Langit kau jadikan kata-kata Lalu apa aku harus riuh sambil memukul gemuruh gelombang?  Semakin menua semakin tau diri Porsi mana yang harus dirawat Dendam mana yang harus maafkan Mimpi mana yang harus di wujudkan Semua kita adalah darinya Akan kembali padanya Entah dengan cinta dan kasih Atau mata air kebencian pada telaga yang ku sebut penyesalan Ibnu Tokan.  Kupang, 30 Juni 2021

Jalan Juang

  Aku menulis kisah ini  Di perjalanan hidup yang tak berpuan Ditengah perapian dan suara ombak Aku menulis mu begitu dalam Dalam sedalam-dalamnya Hangatnya menghangatkan rindu Gemuruhnya menyapa peristiwa Tenang setenang syahdu malam Sekali lagi ku tuliskan nama mu Pada sajak rindu yang kesekian Kutitipkan ia bersama bara api dan gemuruh gelombang Sampai jumpa di persinggahan selanjutnya

Strategi perkaderan HMI Cabang Kupang dalam menjawab tantangan zaman

Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI) yang didirikan oleh ayahanda Lafran Pane pada tanggal 5 Februari 1947  baru saja merayakan milad yang ke-74 Tahun. Tentu diusia yang matang dalam sebuah organisasi dan diumur yang tak muda lagi , HMI sudah banyak melewati berbagai macam dinamika kehidupan, baik dinamika organisasi maupun kebangsaan secara keseluruhan.   HMI yang sudah memproklamirkan fungsinya sebagai organisasi kader sebagai mana yang tertera dalam pasal 8 Anggaran Dasar harus mampu menjadikan perkaderan sebagi jantung kehidupan organsasinya. Dilihat dari fakta sejarah sistem perkaderan baru dirumuskan pada saat kepengurusan PB HMI yang pada saat itu dibawah kepemimpinan kakanda Ismail Hasan Matareun (1957 – 1960). Itu berarti perkaderan formal HMI baru terpikirkan setelah beberapa tahun  HMI didirikan.  Untuk itu penyempurnaan sistem perkaderan perlu disusun secara sistematis  seiring dengan perkembangan  jaman dan minat anggota, sehingga perkaderan HMI mampu menjawab kebutuhan kader

HIKAYAT CINTA

  Karya: Ibnu Tokan Alur kehidupan bermuara pada cinta Atas nama cinta air mata menjadi mutiara Atas nama cinta tangis menjadi tawa Atas nama cinta kita bertahta Labirin waktu bersahaja meminta temu Atas nama rindu kita bergumam Atas nama rindu bait ini merapal Atas nama rindu selaksa nirwana abadi Sajak ku adalah bait usang merapal rindu Mata air kehidupan merangkul maut Derai nestapa membunuh rindu Atas nama cinta rindu bertasbih Kupang, 02 Maret 2021 *klik ini untuk melanjutkan ke blog puisi karya je.es

Jokowi Ijinkan Investasi Miras disambut gembira Wagub NTT, Aktivis HMI Cabang Kupang minta batalkan

Presiden Joko Widodo mengatur perizinan investasi untuk industri minuman keras (miras) atau minuman beralkohol untuk empat provinsi. Keempat Provinsi itu diantaranya Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Papua. Hal ini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang diteken kepala negara pada 02 Februari 2021. Tidak hanya mengatur soal investasi ke industri miras, Jokowi juga memberi restu investasi bagi perdagangan eceran miras atau beralkohol masuk daftar bidang usaha yang diperbolehkan dengan persyaratan tertentu. Sejalan dengan peraturan diatas, Wagub NTT Josef A. Nae Soi menyambut dengan gembira perpres tersebut dengan dalih bahwa itu sejalan dengan budaya dan kultur masyarakat NTT yang identik dengan minuman beralkohol. Menanggapai pernyataan diatas, Ibnu Tokan (Formateur/Ketua Umum HMI Cabang Kupang) mengatakan bahwa "Investasi dalam bentuk apapun harus memperhatikan sisi kemudharatan dan kemanfaatan. Ijin inv

EGOISME

  Karya: Ibnu Tokan Di suatu malam Puing-puing kerinduan berguguran Kita terjebak antara ada dan tiada Menjadi seutas isi bumi di lerung terdalam Semakin larut Kita terpaku di sudut kota tua Mendengar nyanyian busung lapar  Menjerit meminta makan Nasib terbaik menjadi si kaya Nasib terburuk menjadi si miskin Namun hidup tidak selamanya di sini Antara kekayaan dan kemiskinan Bangsa ini di besarkan dengan darah Tangan terkepal sepanjang zaman Suara lantang menyeru dunia Tapi tidak dengan ego Mari kita sudahi  Pertikaian antara kau dan aku Ujungnya hanyalah penyesalan Dan ego akan menertawakan kita Kupang, 28 Februari 2021

HUJAN AIR MATA

  Karya: Ibnu Tokan Pada suatu hari  Ketika suara ombak tak lagi riak membahana Ketika langit memilih bersembunyi dibalik tirai awan pekat Kita seperti dua orang asing yang lupa bagaimana caranya mencintai Bagaimana kita bicara tentang senja jika langit sore di rundung awan Seketika malam menghujat bumi  Terpasung air mata cawan madu mereka-reka Mengalir tanah tandus di pusaran telaga Telah ku saksikan beribu air mata Menetes tepat di wajahmu Tatapan tajam dengan kelopak merah Seperti rinai air terjun sutra Terlalu asing bagi ku  Bertahan pada seribu tanya Merawat luka dalam diam Ataukah pergi tanpa jejak-jejak kehidupan Kupang, 27 Februari 2021

Mission, Kepemimpinan, dan Sirkulasi Elit Nasional

Assalamuailkum wr.wb kabar baik bagi teman-teman hijau hitam dimana pun berada... Melalui blog ini penulis memuat materi-materi Himpunan Mahasiswa Islam yang bisa dijadikan landasan dalam mengarungi khazanah intelektual. Materi-materi yang dimuat kali ini adalah kumpulan materi dalam bentuk power point dari berbagai lintas generasi yang disampaikan pada ruang-ruang formal dan informal training di HMI. Semoga dengan adanya muatan materi diblog ini,civitas hijau hitam tidak lagi kewalahan dalam mencari sumber yang menjadi rujukan dalam mengembangkan cakrawala berpikir ini. Selamat Membaca !!! Salam Literasi !!!

KEMATIAN CINTA

Karya: Ibnu Tokan Puisi ku telah mati di ujung liang lahat Terkubur bersama sejuta murka alam raya Di pekarangan kuburan bau melati nampak tajam Hatiku telah mati bersama cintamu Cinta itu apa?  Apakah manis seperti meneguk cawan madu Atau pahit seperti kopi tanpa gula Aku lupa sebab hatiku telah mati rasa Lalu tiba-tiba kau datang menawarkan masa depan Embel-embel manis menganga di mulut tanpa dosa Membelai rambut ku yang tidak terurus Air mata ku tumpah tepat di hadapan cinta Kau racuni hatiku dengan janji-janji manis Bahwa bersama mu adalah masa depan tanpa dosa Bahwa bersama mu adalah takaran kebahagiaan yang utuh Lalu aku terjebak dalam sangkar cinta mu ...  Baca juga: Puisi dengan judul "Hikayat Cinta" 365 hari berlalu 12 bulan berlalu  48 minggu pun berlalu Aku menjadi budak atas cintamu Bom waktu pun meledak tepat di hari ke 366  Ikhtiar panjang atas nama cinta hancur berantakan Meluluhlantakkan perasaan seperti bom atom yang dijatuhkan tepat di kota Hiroshima dan Nag

ATAS NAMA PERPISAHAN

  Pada suatu malam  Ketika riak ombak menghempas karang Ketika air mata adalah doa para ibu Ku saksikan ia tergeletak di pancaroba Bilangan hatimu telah berubah, kasih Pada langit hitam malam menuju pagi Ditengah pusaran air mata cinta terkubur kaku di pelataran hatimu Hari esok adalah kumparan sunyi  Belati telah tertanam jauh  Sekali lagi aku terkubur kaku  Tergeletak mesra di pembaringan Puisi terakhir ku untuk cintamu Terimalah sebagai hadiah di penghujung februari Lepas dan lepaslah Sejauh mungkin sampai sunyi berucap "selamat tinggal"....  Ibnu Tokan....  Kupang, 21 Februari 2021

74 TAHUN HMI MENGABDI "Mengokohkan Komitmen Keislaman dan Kebangsaan"

  Penulis : Ibnu Tokan PENGANTAR Himpunan Mahasiswa Islam merupakan organisasi kemahasiswaan yang berdiri pada tanggal 05 Februari 1947 dengan Tujuan awal yang tidak terlepas pada gagasan dan visi perjuangan sosial budaya, yaitu :1) Mempertahankan negara Republik Indonesia dan mempertinggi derajat rakyat Indonesia. 2) Menegakkan dan mengembangkan ajaran Islam. Sejalan dengan tujuan awal di atas HMI mulai mengevaluasi diri yang bersandar pada pilar akademis, pencipta dan pengabdi sehingga bertepatan dengan kongres HMI ke X di palembang redaksi tujuan di benahi sehingga berbunyi "Terbinanya Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi yang Bernafaskan Islam dan Bertanggungjawab Atas Terwujudnya Masyarakat Adil dan Makmur yang Diridhoi Allah Subhanahu Wa Ta’ala". Kontekstualisasi misi HMI dari kongres ke X tahun 1971 sampai dengan hari ini telah melahirkan episentrum-episentrum baru bagi perkembangan peradaban. Diusia yang ke 74 Tahun bukanlah usia yang dikatakan muda lagi. Dalam persp

Transformasi Paradigma Himpunan: Upaya Menjadikan HMI sebagai rumah peradaban

  Penulis : Ibnu Tokan PENGANTAR Pertama-tama ketika lahirnya konsep visi ini berangkat dari catatan kritis ketika problem keumatan dan kebangsaan tengah mewarnai dinamika Ke-HMI-an. Gagasan transformasi ini jika di ditafsirkan secara bahasa maka terdapat dua sub kata. Pertama, "trans" yang menunjuk pada tempat dan lokasi. Kedua, "forma" yang menunjuk pada bentuk. Jadi dari kedua kata ini jika dikolaborasikan maka lahirlah satu sub kata yang dikenal dengan "transformasi" yang artinya perubahan bentuk. Perubahan yang dimaksud adalah perubahan dari bentuk yang lama menuju ke bentuk yang baru atau perubahan dari tempat yang lama menuju ke tempat yang baru. Ketika menjalankan misi transformasi , diperlukan sebuah paradigma sebagai pedoman bersikap untuk menghadapi fenomena dan realita yang muncul sebagai landasan berpikir. Paradigma adalah ibarat ruh dalam tiap organisasi yang akan mengarahkan sikap dan tindakan menghadapi persoalan-persoalan yang terjadi. D